Sabtu, 29 September 2012

Atap Sirap


Penutup atap yang terbuat dari kepingan tipis kayu ulin (eusideroxylon zwageri) ini umur kerjanya tergantung keadaan lingkungan, kualitas kayu besi yang digunakan, dan besarnya sudut atap. Penutup atap jenis ini bisa bertahan antara 25 tahun hingga selamanya. Bentuknya yang unik cocok untuk rumah.
Sirap biasanya dibuat dari kayu besi/kayu ulin tua yang tahan cuaca.  Setiap lembar sirap memiliki warna, lebar, ketebalan dan potongan yang unik sehingga terlihat alami. Sirap juga membuat rumah terasa sejuk karena tidak menyerap panas dan memberikan sirkulasi udara yang bagus bagi atap.
Harga atap sirap:
Rp. 150.000 / ikat, dimana satu ikat berisi 80 kayu, setiap kayu berukuran 8x60cm tebal 5mm , berbentuk lancip pada ujungnya.
Aplikasi atap sirap:
a.       Gazebo
b.      Rumah adat
Kelemahan sirap :
a.       membutuhkan perawatan dan perbaikan teratur agar bisa bertahan lama. Pelapukan dan serangga dapat memperpendek usia sirap.
b.      lebih sulit dipasang dibandingkan dengan genteng sehingga kualitas atap sirap sangat tergantung pada kecakapan tukang yang memasangnya.
c.       rentan terhadap bahaya kebakaran bila tidak diproses dengan lapisan anti panas.
Karena mahal dan langkanya bahan, kini sudah jarang orang menggunakan sirap sebagai penutup atap.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More