Sabtu, 29 September 2012

Pembuatan Kaca


Kaca dibuat dari campuran 75% silikon dioksida (SiO2) plus Na2O, CaO, dan beberapa zat tambahan. Suhu lelehnya adalah 2.000 derajat Celsius.
Bahan baku pembuatan kaca yang utama adalah pasir kuarsa dan soda. Tapi ada bahan-bahan lain yang digunakan untuk memperkuat atau penambahan sifat-sifat lainnya.
1.      Kaca yang ditarik
Untuk menggunakan metode ini, kaca harus dicairkan dulu. Kaca yang sudah dalam keadaan cair akan ditekan hingga keluar dari pinggir wadah. Kaca yang keluar tersebut akan ditarik oleh rol-rol yang saling berhadapan, di mana jarak antara rol tersebut adalah ketebalan kaca yang dihasilkan. Metode ini metode yang paling murah.
2.      Kaca yang dituang
Metode ini membutuhkan wadah yang biasanya terbuat dari besi. Wadah tersebut berukuran panjang 600-700 mm dan lebar 400 mm. Kaca cair dituang ke dalam wadah. Tebal kaca yang dihasilkan tergantung tinggi wadah.
3.      Kaca yang diapung
Metode ini bekerja dengan cara mengapungkan cairan kaca di atas cairan timah. Tebal kaca tergantung pada jumlah cairan kaca yang dituangkan di atas cairan timah. Kaca yang dihasilkan memiliki mutu yang tinngi. Untuk metode ini kaca yang dihasilkan bisa mencapai 3 m x 7 m, dengan tebal 3 mm – 21 mm.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More